Ompoer
Catatan Realita Kehidupan

Reality Show Dan Pandangan Masyarakat


katanya televisi dan masyarakat bersahabat, dan sahabat pasti berani mengkrtikik. masyarakat berhak mengkritik sahabatnya itu dan televisi seharusnya menyadari kritikan sahabatnya.
program tayangan reality show menuai protes dan komplain, tak hanya seputar real atau tidak real lagi. style tipikal reality show yang belakangan ini seragam menjual kemarahan berlebihan hingga disertai kekerasan fisik dan menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat yang kadarnya melebihi dari sekedar meragukan keaslian tanyangan reality show tsb.
berikut ini tanggapan dari kalangan intelektual / akademisi yang mewakili dari masyarakat penikmat tayangan televisi :

keseragaman tayangan ini menjadi lomba antar sasiun tv, lomba mencari perhatian penonton tv. indikasi keseragaman bisa dilihat dari materi yang di suguhkan, tidak jauh dari cari pacar, memata-matai, dan mengetes pacar. lantas bermuara pada melabrak pacar atau wanita penggoda. dan saat ini sudah lebih jauh lagi kepada urusan rumah tangga, suami istri, orang tua melawan anak dan seterusnya. mengumbar aib dan pertengkaran menjadi tayangan yang ditonton oleh seluruh penikmat tv gak peduli apakah itu anak-anak atau orang dewasa.
efeknya buruk tidak serta merta bisa dirasakan tetapi lama kelamaan masyarakat akan sadar bahwa televisi seolah-olah memandang hidup hanya melabrak dan menanggapi labrakan dengan melabrak balik tidak lebih.
kalau mau kembali pada definisi reality show ada yaiu:
1. mendokumentasikan peristiwa apa adanya.
2. merekontruksi peristiwa menurut kronologinya
saat ini reality show malah mengaburkan batasan rekontruksi peristiwa dan seni dokumenter.
garin nugroho (sineas dan pengamat tv)

lalu pertanyaannya sekarang…masih layakkah reality show untuk ditayangkan…? dan apakah tayangan itu mendidik…?

Iklan

6 Tanggapan to “Reality Show Dan Pandangan Masyarakat”

  1. reality show menurut gue sih masih bisa ditayangkan… memang sekarang ini reality show menyandang predikat buruk, tapi itu tak lepas dari sudut pandang si penonton yang memandang dari sisi negatif.. tapi harus diakui juga bahwa sebenarnya reality show yang ada sekarang masih mempunyai pesan moral yang baik, tapi masalahnya terlalu sulit untuk diurai dimana pesan moral tersebut, karena rakyat negeri ini sebagian besar menonton acara TV selalu menelan mentah-mentah apa yang mereka saksikan tanpa mengurai makna dibalik itu semua… dan satu lagi reality show sekaran terlalu banyak campur tangan sang sutradara yang menyebabkan makna dari reality show tersebut hilang…

    “Salam”

  2. setuju om….,mereka berlomba mengejar rating tinggi tanpa memperdulikan kualitas n realnya acara reality tsb…..,

  3. Hanya sandiwara belaka…

  4. Reality show = penipuan publik

  5. seharusnya pihak stasiun televisi jangan hanya mikirin untungnya ajja,,
    pikirin juga dampak yang ditimbulkan oleh suatu acara yang ditayangkan itu,,
    klo liat reality show sekarang sich,, lebih baik KPI menyetop penayangannya sebelum terjadi kebohongan publik yang semakin menggila. ….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: