Ompoer
Catatan Realita Kehidupan

Tujuh Belenggu Suara Hati (bagian 2 the end)


setelah sekian lama mencoba untuk menapaki arti dari semua apa yang telah kita jalani dalam kehidupan ini, akhirnya sampailah pada akhir dari apa yang disebut dengan kepasrahan kita pada yang Maha Kuasa.
hidup ini harus kita jalani sampai pada batas akhir kemampuan kita sebagai manusia, dalam tulisan 7 belenggu suara hati baian 1 telah kita jabarkan bagaimana manusia dalam menjalani hidup ini tanpa disadari telah melakukan apa yang disebut belenggu hati.
dalam bagian yang kedua ini penulis hanya menambahkan dari tulisan yang terdahulu beberapa belenggu hati yang lain yaitu :
6. Pembanding
dalam pembanding ini sering kali kita rasakan sebagai manusia dalam kehidupan seperti halnya dalam sebuah pertemuan atau rapat dilingkungan Rt/Rw adanya perdebatan yang cukup alot.
mereka masing-masing mencoba mempertahankan argumentasi mereka yang dirasa pantas dan harus diterima.
contoh sederhana ini menggambarkan bahwa kita sering membandingkan sesuatu dari pengalaman sebelumnya dan konsep yang kita ciptakan sendiri. sementara orang lain juga melakukan hal yang sama berdasarkan pikiran mereka sendiri . itulah yang menyebabkan perdebatan alot terjadi.

7. Fanatisme
fanatisme adalah sebuah keadaan dimana seseorang atau kelompok menganut sebuah pemikiran dengan membabi buta, sehingga menganggap dirinya paling benar dan yang lain salah atau lebih rendah dari dirinya.
sesungguhnya fanatisme ini lahir melalui berbagai saluran informasi disekitar kita, diantaranya dari media massa baik elektronik maupun buku. melalui media inilah manusia belajar menciptakan pemikiran – pemikiran terhadap suatu peristiwa, tokoh, atau sekelompok masyarakat. seperti contoh suatu kelompok tertentu bisa mengagungkan atau membenci kelompok lainnya melalui citra yang di publikasikan pada media.
kebencian dan kecintaan inilah bentuk fanatisme yang lahir melalui saluran media.
usaha pencarian manusia akan kebenaran pemikiran akan selalu berujung pada kebenaran spritual, sehingga yang ditemukan hanyalah Sang Maha Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa.
demikianlah tujuh belenggu suara hati yang senantiasa tak dirasakan oleh kita sebagai manusia yang sering melakukan hal-hal tersebut sehingga kita merasa seperti manusia yang super dan tak menyadari akan adanya Sang Pencipta yang menciptakan manusia, alam, dan semua kehidupan dimuka bumi ini.
semoga dengan membaca tulisan ini kita menyadari dan akan berubah setidaknya berguna bagi diri sendiri dan untuk orang lain.

Iklan

9 Tanggapan to “Tujuh Belenggu Suara Hati (bagian 2 the end)”

  1. malam om pur,,,

  2. benar bgt tu Om…,

  3. Mantap Om…

    Salam KBM

  4. ha..ha..ha..ha I love U Ful bro….

    -salam- ^_^

  5. Tidak ada salahnya menjelang bulan suci ramadhan ini bermaaf maafan, maka dari itu maafkan lah daku atas segala tindakan dan ucapan yang tidak mengenakan.
    Marhaban Yaa Ramadhan… ^_^

  6. Kunjungan pertama Om

Baca 2 dulu,,salam persahabatan

  7. Setuju sekali dengan ulasan artikel ini….thanks ya telah memberi pencerahan 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: